there’s something about geometry + architecture

May 9, 2016

Menemukan Geometri di Dalam Geometri pada Jigsaw Puzzle

Filed under: architecture and other arts,perception,Uncategorized — kharismannisa @ 22:25
Tags: , , , , ,

Ada geometri yang tersembunyi di dalam geometri dari Jigsaw Puzzle, yang kemudian kita cari agar sebuah Jigsaw Puzzle itu dikatakan selesai.

“For the purpose of teaching geography,” John Spilsbury, a teacher in England, created the first Jigsaw Puzzle in the year 1767.

Jigsaw Puzzle pertama dibuat untuk kepentingan belajar geografi, yaitu dipelajari keterhubungan dari setiap koordinat lokasi. Dalam hal ini, puzzle membantu dalam menyusun grid. Pada waktu itu, puzzle ini masih terbuat dari kayu dan belum ada sistem interlocking pada setiap bagiannya. Kemudian, lama-kelamaan baru berkembang sistem interlocking untuk memudahkan mengunci bagian yang sudah benar susunannya. Fungsinya pun bertambah, yaitu sebagai permainan dan diperuntukkan juga untuk anak-anak. Gambarnya juga lebih beragam.

Puzzle, selain menyenangkan, juga berperan dalam perkembangan otak, khususnya anak-anak. Banyak geometri yang dapat dipelajari, yaitu menyambung dan mengunci puzzle (interlocking system), menyambung gambar melalui garis, bentuk, dan warna yang sesuai antar bagian puzzle.

Tingkat kesulitan puzzle bergantung pada jumlah bagian dari puzzle. Semakin kecil, akan semakin sulit. Selain itu juga bergantung pada kompleksitas gambar (garis, bentuk, dan warna). Semakin kompleks dan detil akan semakin sulit. Hal ini berkaitan dengan kompleksitas geometri yang berubah ketika setiap bagian semakin kecil dan gambarnya semakin kompleks. Namun, ada beberapa kondisi:

  • Apabila bagian puzzle diperkecil, sedangkan gambarnya tetap, maka memakan waktu lebih lama karena harus memasang bagian-bagian parsial dari puzzle, kemudian baru bentuknya lebih terlihat. Karena, ketika bagian puzzle lebih kecil, geometri yang terlihat di satu bagian menjadi clueless. Karena bisa saja yang terlihat hanya satu warna, ataupun hanya satu garis.
  • Apabila gambar lebih kompleks dan detil, sedangkan besar setiap bagiannya tetap, maka memakan waktu lebih cepat. Karena pada satu bagian puzzle sudah terlihat banyak garis dan warna, bentuknya pun mulai terlihat. Ada banyak garis dan warna yang dapat disambungkan ke bagian puzzle yang lainnya, sehingga lebih banyak clue.
  • Apabila puzzle diperkecil dan gambarnya lebih kompleks dan detil, maka akan memakan waktu yang lebih lama dari kondisi sebelumnya. Karena, pada setiap bagian puzzle yang kecil-kecil itu harus diteliti banyak garis dan warna, sehingga lebih sulit untuk mencocokkan dengan bagian yang lainnya.

 

 

Elemen geometri pada puzzle:

1280px-Jigsaw_Puzzle.svg

Interlocking Tiling dari Jigsaw Puzzle Tanpa Gambar (Image from Commons.wikimedia.org)

 

Merupakan interlocking pieces yang membentuk tiling. Bentuk geometri ini mempunyai beberapa tipe bentuk yang di-tile dengan sistem interlocking. Kombinasinya adalah sebuah bagian dengan 4 sisi yang dapat membentuk lekukan ke dalam, lekukan ke luar, dan bagian yang rata.

+

1280px-Jigsaw_Puzzle 2

Gambar Bunga (Image from Pexels.com – Free Stock Photos)

Gambar-gambar menarik dimasukan pada susunan Jigsaw Puzzle agar lebih menarik dan lebih menantang. Sebuah gambar utuh pun kemudian menjadi bentuk geometris yang lebih menarik ketika terpecah menjadi bagian-bagian puzzle.

=

1280px-Jigsaw_Puzzle

Interlocking Tiling dari Jigsaw Puzzle dengan Gambar (Image from Photoshop Editing)

 

 

Bentuk geometris berupa tiling dari Jigsaw Puzzle ditambah dengan pecahan geometris yang memiliki garis, bentuk, dan warna memperkaya pengalaman geometris pada permainan ini. Yaitu, kita diharuskan mencari bentuk geometris utuh di dalam kepingan geometris yang lainnya.

Silahkan mencoba bermain Jigsaw Puzzle dengan aplikasi di bawah ini!🙂
preview54 pieceSimpsonsFuturama

 

 

Sumber Referensi:

Ament, Phil. “Jigsaw Puzzle History – Invention Of The Jigsaw Puzzle”. Ideafinder.com. N.p., 2016. Web. 9 May 2016.

Jigsaw Planet. Tibo Software, 2011.

“File:Jigsaw Puzzle.Svg – Wikimedia Commons”. Commons.wikimedia.org. N.p., 2008. Web. 9 May 2016.

“Flower Images · Pexels · Free Stock Photos”. Pexels.com. N.p., 2016. Web. 9 May 2016.

 

 

 

oleh Annisa Kharisma, Arsitektur, 1306403655

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: