there’s something about geometry + architecture

June 10, 2016

Fotografi: Persepsi dan Prinsip Gestalt

Filed under: Uncategorized — achmariaannisa @ 15:59

Pada pembahasan ini, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan mengenai, apakah hanya persepsi yang berperan dalam menghasilkan sebuah gambar? Apakah prinsip gestalt juga berperan secara sengaja atau tidak sengaja di dalam unsur foto/gambar?
Saya akan mencoba membahas terlebih dahulu dari fotografi itu sendiri, seperti yang kita ketahui, fotografi adalah seni dan kemampuan menangkap gambar dengan menggunakan teknik cahaya/permainan cahaya. Seni fotografi dapat dihasilkan ketika kita mengambil suatu objek, dimana ada cahaya di sekitar objek tersebut, karena tanpa cahaya kita tidak dapat menangkap visual/gambar dari objek tersebut. Menurut salah satu pendapat dari para ahli, yaitu
“Photography, as a powerful medium of expression and communications, offers an infinite variety of perception, interpretation and execution.” (Ansel Adams)
Fotografi sebagai media berekspresi dan komunikasi yang kuat, menawarkan berbagai persepsi, interpretasi dan eksekusi yang tak terbatas. 1
Persepsi adalah kemampuan kita dalam menginterpretasikan suatu objek (menganalisis dan mengartikan) informasi yang ada di sekitar kita.
Prinsip gestalt adalah aturan dalam organisasi/susunan dari persepsi.
Untuk lebih memahami persepsi dan prinsip gestalt tersebut, saya mengambil contoh gambar berikut.

perception, figure-ground

Dari 10 gambar tersebut, subjek dan objek yang terdapat dalam gambar sebenarmya sama. Subjeknya adalah manusia dan objeknya adalah bulan. Akan tetapi, dari situasi/keadaan yang ditangkap oleh kamera adalah berbeda – beda dari segi waktu dan situasi.
Pada gambar pertama, gambar yang ditangkap oleh kamera adalah ada orang yang sedang memegang tali ukur dengan posisinya menghadap ke arah bulan sehingga persepsi yang mungkin timbul adalah bahwa orang tersebut sedang mengukur bulan), sedangkan prinsip gestalt yang hadir adalah figure – ground, yang mana subjek/manusia sebagai figur dan bulan, langit sebagai latarnya.
Pada gambar ke dua, si subjek memegang sebuah bingkai berlubang dengan meletakkan di depan bulan, berarti secara sadar persepsi yang ingin dibentuk dipikirkan terlebih dahulu dan secara sadar prinip gestalt juga berperan bahwa bulan adalah figurnya dan bingkai adalah latarnya, yang mana untuk memperjelas si figur tersebut.
Pada gambar ke tiga, orang tersebut menggunakan tangga, yang mana persepsi yang timbul adalah ada seseorang yang ingin naik ke bulan menggunakan tangga, padahal pada kenyataannya letak bulan itu sangat tinggi dan tidak mungkin dengan bantuan tangga kita dapat ke sana. Akan tetapi, di sini persepsi dari setiap manusia yang melihatnya kembali berperan.
Pada gambar ke empat, ada gambar orang yang seolah – olah berpose sedang memegang bulan, seperti memegang bola basket. Terlihat jelas saat bulan bersinar terang, dan bulan tersebut yang ingin ditonjolkan.
Pada gambar ke lima, ada orang yang sedang duduk dengan meletakkan tempat kaki untuk lampu, dan mencoba mencari sudut yang tepat, agar seolah olah terlihat bulan tersebut adalah lampunya (seolah – olah seseorang yang sedang menghidupkan lampu).
Pada gambar ke enam, terlihat pada gambar seseorang yang sedang memegang kuas dan kaleng cat, dan mengambil bulan sebagai latarnya, persepsi yang timbul seolah – olah orang tersebut sedang memberi warna pada bulan.
Pada gambar ke tujuh, terlihat gambar orang yang sedang duduk dan memandangi sebuah objek dengan mengatur jarak benda dan bulan tersebut, sehingga seolah – olah bulan dan cahayanya berada di dalam benda tersebut. Di sini figure- ground ditunjukkan lagi.
Pada gambar ke delapan, gambar yang terlihat dua orang yang sedang berpose mengangkat tangan, seolah – olah persepsi yang tercipta bahwa orang tersebut sedang bermain melempar bola. Figure – ground kembali hadir, dua subjek dan bulan sebagai figure sedangkan langit sebagai latar.
Pada gambar ke sembilan, gambar yang terlihat sesorang yang menggunakan objek lain dan meletakkan di depan bulan, sehingga persepsi kita berperan bahwa ada orang yang sedang membetulkan arah jarum jam. Figur yang dihasilkan orang, gunting, bulan dan latarnya adalah langit.
Pada gambar ke sepuluh, gambar yang terlihat seseorang yang sedang memegang gunting dan mengarahkan ke bulan, sehingga persepsi yang tercipta bahwa ada orang yang sedang menggunting bulan menjadi bentuk baru (bulan sabit).
Hal tersebut membuktikan, apa yang ingin kita persepsikan dapat beraneka ragam, bahkan dalam konteks yang sama dapat menghadirkan persepsi – persepsi yang berbeda – beda, seperti contoh gambar di atas hanya menggunakan waktu yang berbeda,menggunakan objek tambahan, dan mengambil sudut- sudut tertentu untuk menangkap gambar yang diinginkan. Untuk membentuk suatu persepsi baru diperlukan juga prinsip gestalt di dalamnya, yang dihasilkan terkait figure-ground sangat erat kaitannya dalam membentuk persepsi – persepsi baru pada gambar tersebut. Jadi, menurut saya, persepsi dan prinsip gestalt keduanya memiliki peran, secara sadar orang yang menangkap foto ini telah mempertimbangkan kaitan persepsi dengan figure-ground yang ingin dihasilkan.

Referensi:

1International Design School, Arti Fotografi Menurut Para Ahli, diakses dari http://www.idseducation.com/articles/fotografi-menurut-para-ahli/ , pada tanggal 10 Juni 2016 Pukul 12.00
iDevie, How to Use the Gestalt Principle in Your Web Design Proojects, diakses dari https://idevie.com/design/how-to-use-the-gestalt-principle-in-your-web-design-projects/ , pada tanggal 10 Juni Pukul 13.00
Pinterest >Little Yellow House Blog, Crochet Fleece Blankets, diakses dari https://littleyellowhouseblog.wordpress.com/2012/06/04/crochet-fleece-blankets/

ANNISA ACHMARIA

1306367712

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: