there’s something about geometry + architecture

March 27, 2017

Grid pada Wajahmu

Filed under: Uncategorized — tateshaa @ 08:26

Seperti yang kita ketahui bahwa grid merupakan organisasi yang tercipta dari 2 buah rangkaian garis yang tegak lurus atau sejajar, yang kemudian menimbulkan titik-titik yang saling berpotongan. Organisasi Garis pada grid ini akan menimbulkan pengulangan, pengulangan tersebut dikomposisikan sedemikian rupa sehingga dapat menjadi porposi yang seimbang. Dimana Keseimbangan pada grid ini menjadikan kesan keteraturan, kerapihan, dan ketidakmonotonan.

Grid yang dapat membantu sebagai salah satu metode perancangan arsitektur dimana telah digunakan oleh para arsitek terdahulu seperti Le Corbusier, Rietveld, Durrand, dll. Namun, pembahasan ini mengarah pada bagaimana garis-garis yang tersusun menjadi keindahan dalam potrait wajah manusia.   Berikut merupakan sketsa gambar wajah manusia dari Leonardo da vinci yang menunjukkan keterkaitan antar garis untuk keseimbangan dan proporsi.

da-vinci-proportions-of-face-and-eye

Grid pada wajah yang membagi keseimbangan pada bagian kanan dan kiri. Dengan garis tengah dimana terdapat hidung, mulut, serta diantara kedua mata atau kedua alis. Dokumentasi pribadi

ok1

Grid yang ada pada mata, penggunaan titik yang ditimbulkan akibat potongan susunan 2 garis menjadi titik bola mata. Dimana mata kanan dan mata kiri menjadi simetri yang memunculkan keseimbangan.

ok2

Kesimpulannya Dimana penyusunan organisasi garis dapat ditemukan pada manusia. Seperti salah satunya yaitu wajah, dimana sudah adanya komposisi pengulangan yang membuat keindahan pada bentuk wajah manusia yang memiliki keteraturan dan keseimbangan.

Sumber :

D.K Ching, Francis.Copyright 2008.Arsitektur Bentuk, Ruang, dan Tatanan. Erlangga : Jakarta

http://www.howtodrawjourney.com/leonardo-da-vinci-drawings.html

pinterest : Human Grid

TATESHA-1406530741

Advertisements

2 Comments »

  1. Ini menarik! Tapi, saya tertuju kepada kalimat dimana anda menulis bahwa; “pembahasan ini mengarah pada bagaimana garis-garis yang tersusun menjadi keindahan dalam potrait wajah manusia”. Grid memang memudahkan untuk melihat susunan yang proporsional, tetapi bukankah wajah manusia sekiranya tidak memiliki proporsi yang sangat tersusun seperti ini? Apakah tidak ada keindahan didalam portrait wajah manusia yang tidakberada dalam garis-garis yang tersusun menjadi grid? Tentu lain halnya bila grid yang dimaksud sekedar untuk menjadi bantuan yang memudahkan dalam membuat sketsa portrait wajah atau penggambaran yang lain.

    Comment by Rafi Mentari — March 27, 2017 @ 09:01

  2. Halo Tatesha, menarik sekali gagasan pada tulisan Anda terkait grid pada wajah manusia 🙂 Setelah membaca tulisan dan melihat contoh dari gambar-gambar yang Anda sajikan, saya melihat ada perbedaan jarak antar garis yang satu dengan garis yang lainnya pada gris dalam wajah seorang manusia. Sekilas, perbedaan jaraknya seperti tidak beraturan. Namun, untuk menjadikan wajah manusia terlihat seimbang, terbesit suatu pertanyaan di benak saya: Apakah ada rule atau aturan tertentu terkait rasio jarak antar grid pada wajah manusia, sehingga wajah manusia tersebut dapat dikatakan indah?

    Comment by afifahkar — March 27, 2017 @ 20:08


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: